Soal dan Jawaban Sejarah Upaya Mempertahankan Kedaulatan Part 2 - CekBae

Soal dan Jawaban Sejarah Upaya Mempertahankan Kedaulatan Part 2

Kontak Fisik Indonesia dengan Sekutu (Belanda) di Berbagai Daerah

Soal dan Jawaban Sejarah Upaya Mempertahankan Kedaulatan Part 1, untuk soal part 1 bisa dibuka pada link tersebut.

1. Mengapa Kedatangan tentara sekutu yang diboncengi NICA menyebabkan terjadinya konflik dan pertempuran di berbagai daerah?
Jawab :
Karena Keinginan belanda/ NICA untuk kembali menjajah Indonesia berhadapan dengan rakyat Indonesia yang ingin mempertahankan kemerdekaanya/kedaulatan.

2. Sebutkan beberapa konflik yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia menghadapi sekutu !
Jawab :
1. Pertempuran di Surabaya
2. Pertempuran Ambarawa
3. Pertempuran Medan Area
4. Bandung Lautan Api 

Soal dan Jawaban Sejarah Upaya Mempertahankan Kedaulatan
id.wikipedia.org

a. Pertempuran di Surabaya

3. Pada tanggal 25 Oktober 1945, Brigade 49 di bawak pimpinan Brigadir Jendral AWS Mallaby mendarat di Surabaya. Mereka mendapat tugas dari panglima AFNEI yakni …..
Jawab :
1. untuk melucutu senjata senjata serdadu Jepang dan
2. menyelamatkan interniran Sekutu.

4. Kedatangan mereka diterima dengan enggan oleh pemerintah jawa timur yang dipimpin oleh gubernur RMTA Suryo. Setelah diadakan pertemuan antara wakil-wakil RI dengan Brigjen AWS Mallaby dihasilkan kesepakatan sebagai berikut:……
Jawab :
1. Inggris berjanji di antara mereka tidak terdapat angkatan perang belanda
2. Disetujui kerjasama antara kedua belah pihak untuk menjamin keamanan dan ketentraman
3. Akan segera dibentuk kontak biro agar kerjasama terlaksana sebaik-baiknya
4. Inggris hanya akan melucuti senjata tentara Jepang

5. Dalam perkembanganya, pihak Inggris ternyata mengingkari janji/ kesepakatan dengan pihak Indonesia. Apa buktinya ?
Jawab :
1. Pada tanggal 26 Oktober 1945 malam hari, satu peleton dari Field Security Section di bawah pimpinan Kapten Shaw melakukan penyergapan ke Penjara Kalisosok dengan tujuan membebaskan Kolonel Huiyer, seorang perwira angkatan laut belanda dan kawan-kawanya.
2. Keesokan harinya 27 oktober 1945 Inggris dengan menduduki Pangkalan Udara Tanjung Perak, kantor Pos Besar, Gedung Internatio, dan objek-objek vital lainya.

6. Bagaiamana reaksi rakyat Surabaya terhadap tindakan Inggris tersebut ?
Jawab :
Timbulnya perlawanan dari para pemuda.
Tgl 27 oktober 1945,pukul 14.00 terjadi kontak senjata antara para pemuda dan pihak Inggris yang kemudian meluas menjadi serangan umum terhadap kedudukan Inggris di beberapa sektor.
Pada tanggal 28 Oktober 1945, tank-tank Inggris berhasil dilumpuhkan. Beberapa objek vital pun dapat direbut kembali oleh para pemuda.

7. Untuk menyelamatkan pasukan Inggris dari kehancuran apa langkah yang diambil komando sekutu ?
Jawab :
komando Sekutu mengubungi & mengajak presiden Soekarno berunding.

8. Keesokan harinya 29 Oktober 1945, pukul 11.00, Bung Karno bersama DC Hawthorn, atasan Mallaby, tiba di Surabaya. Presiden didampingi oleh wakil presiden Moh. Hatta dan menteri penerangan Amir Syarifuddin segera mengadakan perundingan dengan Mallaby. Sebutkan hasilnya !
Jawab :
1. kesepakatan penghentian kontak senjata.
2. kesepakatan bahwa Inggris mengakui kedaulatan RI.
3. Untuk menghindari bentrokan senjata diatur dengan cara-cara antara lain sebagai berikut:
  • TKR dan polisi Indonesia diakui oleh pihak sekutu.
  • Kota Surabaya tidak dijaga tentara sekutu, kecuali kamp-kamp keamanan dijaga tentara sekutu bersama TKR
  • Untuk sementara waktu, Tanjung perak dihjaga bersama oleh TKR, Polisi, dan tentara Sekutu guna penyelesaian tugas menerima obat-obatan untuk tawanan perang.
9. Agar hasil perundingan itu dapat dilaksanakan dengan baik dan untuk menghindari kesalahpahaman, apa kebijakan yang diambil kedua belah pihak ?
Jawab :
dibentuklah Kontak Biro yang anggotanya terdiri atas unsur pemerintah RI di Surabaya dan tentara Inggris.

10. Bagaimana realisasi kerja kontak Biro yang beranggotakan pemerintah RI & Tentara Inggris ?
Jawab :
Untuk menciptakan suasana aman,konduksif, Pada pukul 17.00, seluruh anggota kontak biro mendatangi beberapa tempat untuk menghentikan kontak senjata. Namun ketika mengunjungi Gedung Bank Internatio di jembatan Merah,di tempat tersebut sedang terjadi tembak-menembak antara para pemuda dan pasukan Sekutu. Insiden itu mengakibatkan Brigjen AWS Mallaby terbunuh.

11. Apa akibat peristriwa di Jembatan Merah yang mengakibatkan tewasnya Brigjen AWS Mallaby ?
Jawab :
1. Pihak Inggris kemudian menuntut pertanggungjawaban atas terbunuhnya Mallaby.
2. Pada tanggal 31 Oktober 1945, jendral Cristison memperingatkankepada rakyat Surabaya agar segera menyerah. Apabila tidak menyerah, mereka akan dihancurleburkan.
3. Selanjutnya pihak Inggris mendatangkan pasukan baru di bawah pimpinan Jenderal EC Marsergh.
4. Pihak Ingris mengeluarkan ultimatum pada rakyat Surabaya, yang disertai instruksi agar semua pimpinan Indonesia, pimpinan pemuda, kepala polisi dan kepala pemerintahan harus melapor pada waktu yang ditentukan dengan meletakan tangan mereka di atas kepala.
5. Selanjutnya, mereka harus menandatangan dokumen tanda menyerah tampa syarat
6. sedangkan bagi pemuda-pemuda bersenjata diharuskan menyerahkan senjatanya dengan berbaris serta membawa bendera putih. Batas waktu yang ditentukan adalah pukul 06.00 tanggal 10 Nopember 1945.
7. Apabila tidak diindahkan, Inggris akan mengerahkan seluruh kekuatan darat, laut, dan udaranya untuk menghancurkan Surabaya.

12. Bagaimana tanggapan rakyat Surabaya terhadap ultimatum Inggris ?
Jawab :
ultimatum itu kemudian dilaporkan oleh para pimpinan indonesia di Surabaya kepada presiden. Pemerintah, melalui menteri luar negeri Achmad Subarjo menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada rakyat Surabaya. Realisasinya : pada tanggal 9 November 1945 pukul 22.00 Gubernur Suryo melalui radio menyatakan menolak ultimatum inggris.

13. Untuk menghadapi segala kemungkinan sehubungan dengan penolakan rakyat Surabaya terhadap ultimatum inggris , apa langkah –langkah yang dipersiapkan rakyat Surabaya ?
Jawab :
a. Para pemuda mulai membuat pertahanan didalam kota.
b. Komanda pertahanan kota, Soengkono, pada pukul 17.00 telah mengundang semua unsur kekuatan rakyat, yang terdiri atas TKR, PRI, BPRI, Tentara Pelajar, Polisi Istimewa, BBI, PTKR, dan TKR laut untuk berkumpul di markas Pregolan.4.
c. Soengkono sebagai Komandan pertahanan membagi Surabaya dalam 3 sektor pertahanan.
  • Sektor Barat dipimpin oleh Koenkiyat,
  • Sektor tengah dipimpin oleh kretarto dan Mrhadi,
  • serta Sektor timur dipimpin oleh Kadim Prawirodiharjo. Dari Jalan Mawar No.4 , Bung Tomo membakar semangat juang rakyat melalui radio.

14. Apa yang terjadi setelah batas waktu ultimatum Sekutu habis, yakni pada tanggal 10 November 1945 ?
Jawab :
Terjadi kontak senjata antara pemuda dengan pasukan sekutu pimpinan Inggris.
Kontak senjata pertama terjadi di Tanjung Perak, yang berlangsung sampai pukul 18.00 Inggris berhasil menguasai garis pertahanan pertama “ Arek Suroboyo ”. Inggris terus melakukan pergempuran dengan menggunakan senjata berat dan modern. Para pemuda berhasil mempertahankan kota Surabaya hampir selama 3 minggu. Pertempuran terakhir terjadi di Gunungsari pada tanggal 28 November 1945, tetapi perlawanan sporadic masih dilakukan. Markas pertahanan Surabaya kemudian dipindahkan ke Desa Lebaniwaras, yang dikenal sebagai Markas Kali.

0 Response to "Soal dan Jawaban Sejarah Upaya Mempertahankan Kedaulatan Part 2"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel