Materi Sejarah Kelas XII Pemerintahan Inggris di Indonesia

Pemerintahan Inggris di Indonesia

Materi Sejarah Kelas XII Pemerintahan Inggris di Indonesia - Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tentang materi sejarah masa pemerintahan Inggris di Indonesia. Agar materi lebih mudah untuk dipahami maka saya sajikan dalam bentuk soal dan jawaban. Langsung saja ke soal dan jawaban masa pemerintahan Inggir di Indonesia.

Materi Sejarah Kelas XII Pemerintahan Inggris di Indonesia

1. Ketika Inggris menyerbu Pulau Jawa, Daendels sudah dipanggil kembali ke Belanda. Penggantinya, Gubernur Jenderal Janssens tidak mampu bertahan dan terpaksa menyerah. Proses penyerahan kekuasaan di Indonesia dari Belanda ke Inggris 18 September 1811 ditandai dengan ….
Jawab :
Kapitulasi Tuntang, 18 September 1811

2. Sebutkan isi Kapitulasi Tuntang !
Jawab :
1. Seluruh Jawa dan sekitarnya diserahkan kepada Inggris.
2. Semua tentara Belanda menjadi tawanan Inggris.
3. Semua pegawai Belanda yang mau bekerja sama dengan Inggris dapat memegang jabatannya terus.
4. Semua utang pemerintah Belanda yang dahulu, bukan menjadi tanggung jawab Inggris.

3. Untuk menjalankan pemerintahannya di Jawa & bawahannya ditunjuklah Raffles, dengan kedudukan ..
Jawab :
Wakil gubernur jenderal ( gubernurnya Lord Minto di Calcuta ), namun pelaksanaannya Raffles berkuasa penuh di Indonesia

4. Pemerintahan Raffles di Indonesia cenderung mendapat tanggapan positif dari para raja dan rakyat Indonesia , apa factor penyebabnya ?
Jawab : karena :
  • 1. Para raja dan rakyat Indonesia tidak menyukai pemerintahan Daendels yang sewenang-wenang dan kejam.
  • 2. Ketika masih berkedudukan di Penang, Malaysia, Raffles beberapa kali melakukan misi rahasia ke Kerajaan-kerajaan yang anti Belanda di Indonesia, seperti Palembang, Banten, dan Yogyakarta dengan janji akan memberikan hak-hak lebih besar kepada kerajaan-kerajaan tersebut.
  • 3. Sebagai seorang liberalis, Raffles memiliki kepribadian yang simpatik. Ia menjalankan politik murah hati dan sabar walaupun dalam praktiknya berlainan.

Kebijakan Pemerintahan Thomas S. Raffles


5. Dalam menjalankan pemerintahan di Indonesia, Raffles didampingi oleh siapa ?
Jawab :
suatu Badan Penasihat (Advisory Council) yang terdiri atas :
1. Gillespie,
2. Cranssen, dan
3. Muntinghe.

6. Sebutkan kebiajakan-kebijakan Raffles yang menyangkut bidang Birokrasi pemerintahan & bidang ekonomi-keuangan, selama memerintah di Indonesia (1811-1816) !
Jawab :
  • Bidang Birokrasi Pemerintahan
a. Pulau Jawa dibagi menjadi 16 keresidenan, yang terdiri atas beberapa distrik. Setiap distrik terdapat beberapa divisi (kecamatan) yang merupakan kumpulan dari desa.
b. Mengubah sistem pemerintahan yang semula dilakukan oleh penguasa pribumi menjadi sistem Pemerintahan kolonial yang bercorak Barat.
c. Bupati-bupati atau penguasa-penguasa pribumi dilepaskan kedudukannya sebagai kepala pribumi secara turun-temurun. Mereka dijadikan pegawai pemerintah kolonial yang langsung dibawah kekuasaan pemerintah pusat.
  • Bidang Ekonomi dan Keuangan
1. Petani diberikan kebebasan untuk menanam tanaman ekspor, sedangkan pemerintah hanya berkewajiban membuat pasar untuk merangsang petani menanam tanaman ekspor yang paling menguntungkan.
2. Penghapusan pajak hasil bumi (contingenten) dan sistem penyerahan wajib (Verplichte Leverantie) karena dianggap terlalu berat dan dapat mengurangi daya beli rakyat.
3. Menetapkan sistem sewa tanah (landrent). Sistem ini didasarkan pada anggapan bahwa pemerintah kolonial adalah pemilik tanah dan para petani dianggap sebagai penyewa (tenant) tanah pemerintah. Oleh karena itu, para petani diwajibkan membayar pajak atas pemakaian tanah pemerintah.
4. Pemungutan pajak pada mulanya secara perorangan. Namun, karena petugas tidak cukup akhirnya dipungut per desa. Pajak dibayarkan kepada kolektor yang dibantu kepala desa tanpa melalui bupati.

Baca Juga: Contoh Soal SBMPTN Sejarah Masa Pemerintahan Kolonial Hindia Belanda

7. Sebutkan kebiajakan-kebijakan Raffles yang menyangkut bidang Hukum, Sosial dan ilmu pengetahuan, selama memerintah di Indonesia (1811-1816) !
Jawab :
  • Bidang Hukum
Sistem peradilan berorientasi pada besar-kecilnya kesalahan.
Menurut Raffles, pengadilan merupakan benteng untuk memperoleh keadilan. Oleh karena itu, hanya ada benteng yang sama bagi setiap warga negara( sama kedudukan dalam hukum ).
  • Bidang Sosial
a) Penghapusan kerja rodi (kerja paksa).
b) Penghapusan perbudakan, tetapi dalam praktiknya ia melanggar undang-undangnya sendiri dengan melakukan kegiatan sejenis perbudakan. Hal itu terbukti dengan pengiriman kuli-kuli dari Jawa ke Banjarmasin untuk membantu perusahaan temannya, Alexander Hare, yang sedang kekurangan tenaga kerja.
c) Peniadaan pynbank (disakiti), yaitu hukuman yang sangat kejam dengan melawan harimau.
  • Bidang Ilmu Pengetahuan
Masa pemerintahan Raffles di Indonesia memberikan banyak peninggalan yang berguna bagi ilmu pengetahuan, antara lain berikut ini.
a) Ditulisnya buku berjudul History of Java. Dalam menulis buku tersebut, Raffles dibantu oleh juru bahasanya Raden Ario Notodiningrat dan Bupati Sumenep, Notokusumo II.
b) Memberikan bantuan kepada John Crawfurd (Residen Yogyakarta) untuk mengadakan penelitian yang menghasilkan buku berjudul History of the East Indian Archipelago, diterbitkan dalam tiga jilid di Edinburg pada tahun 1820.
c) Raffles juga aktif mendukung Bataviaach Genootschap, sebuah perkumpulan kebudayaan dan ilmu pengetahuan.
d) Ditemukannya bunga Rafflesia Arnoldi.
e) Dirintisnya Kebun Raya Bogor.

8. Kebijakan Raffles di bidang social diantaranya Penghapusan perbudakan, tetapi dalam praktiknya ia melanggar undang-undangnya sendiri dengan melakukan kegiatan sejenis perbudakan. Apa buktinya ?
Jawab :
Buktinya : adanya pengiriman kuli-kuli dari Jawa ke Banjarmasin untuk membantu perusahaan temannya, Alexander Hare, yang sedang kekurangan tenaga kerja.

Baca Juga: Materi Sejarah tentang Masa Pemerintahan Herman Willem Daendels

9. Apa tujuan diterapkannya Landrente ( system sewa tanah) ciptaan Raffles ?
Jawab :
memperbaiki sistem pajak

10. Sebutkan ketentuan – ketentuan yang terdapat dalam sistem Landrent !
Jawab :
1. petani harus menyewa tanah meskipun dia adalah pemilik tanah tersebut
2. harga sewa tanah tergantung kepada kondisi tanah
3. pembayaran sewa tanah dilakukan dengan uang tunai
4. bagi yang tidak memiliki tanah dikenakan pajak kepala

11. Apa faktor penghambat yang dihadapi Raffles dalam melaksanakan system sewa tanah !
Jawab :
Rakyat belum begitu mengenal uang

Berakhirnya Kekuasaan Thomas S. Raffles


12. Berakhirnya pemerintahan Raffles di Indonesia ditandai dengan adanya ….
Jawab :
Convention of London pada tahun 1814,yang ditandatangani oleh wakil-wakil Belanda dan Inggris .
13. Sebutkan isi Convention of London !
Jawab :
1. Indonesia dikembalikan kepada Belanda.
2. Jajahan Belanda seperti Sailan, Kaap Koloni, Guyana, tetap ditangan Inggris.
3. Cochin (di Pantai Malabar) diambil alih oleh Inggris, sedangkan Bangka diserahkan kepada Belanda sebagai gantinya.

14. Raffles yang sudah terlanjur tertarik kepada Indonesia sangat menyesalkan lahirnya Convention of London. Akan tetapi, Raffles cukup senang karena bukan ia yang harus menyerahkan kekuasaan kepada Belanda. Lalu siapa yang menyerahkan Indonesia kepada Belanda ?
Jawab :
Penggantinya yaitu John Fendall.

0 Response to "Materi Sejarah Kelas XII Pemerintahan Inggris di Indonesia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel